Tulang Bergeser? Ini Latihan Pemulihannya

Foto: Wirawan/SNei

SNei.or.id- Pergeseran tulang belakang atau spondhylolistosis kerapkali menjadi permasalahan yang serius. Selain harus melalui pemeriksaan intensif ke dokter spesialis saraf, ada latihan ringan untuk memulihkannya. Berikut ulasannya.

Masalah serius itu jika tidak ditangani secara serius, dapat menyebabkan kerusakan saraf permanen. Dalam kasus yang sangat jarang, piringan tulang belakang yang tergeser bisa memotong impuls saraf ke saraf cauda equina di punggung bawah dan kaki. Dan akan menyebabkan usus dan kandung kemih kehilangan kontrol.

Komplikasi jangka panjang lainnya yang dikenal sebagai saddle anesthesia. Dalam hal ini, piringan tulang belakang yang tergeser menekan saraf dan membuat tubuh kehilangan sensasi di paha bagian dalam, bagian belakang kaki, dan sekitar rektum (bagian akhir dari saluran pencernaan).

Kelainan ini dapat terjadi di semua usia, mulai dari anak-anak, dewasa hingga orang tua. Pada anak-anak biasanya karena kelainan kongenital (sejak lahir), pada orang dewasa akibat trauma, sedangkan pada lanjut usia biasanya disebabkan proses degenerasi dan tumor.

Untuk mengetahui kelainan ini dilakukan pemeriksaan rontgen, sehingga dapat diketahui seberapa besar pergeserannya. Dikutip dari berbagai sumber, berikut ini 9 latihan ampuh yang dapat dilakukan pasien spondhylolistosis, untuk memulihkan pergeseran pada tulang belakang.

3 Latihan Mudah Pulihkan Spondhylolistosis

Dikutip dari berbagai sumber, berikut ini beberapa latihan ampuh yang dapat dilakukan pasien spondhylolistosis, untuk memulihkan pergeseran pada tulang belakang.

Pertama, berbaringlah dengan posisi lutut ditekuk, telapak kaki rata dengan lantai. Kemudian tarik pusar ke arah lantai dengan mengeraskan otot perut. Bertahanlah dengan posisi demikian hingga punggung bawah rata menempel pada lantai. Tahan hingga 10-15 hitungan detik. Dan lakukan berulang sebanyak tiga kali.

Kedua, tetaplah pada posisi awal. Tekan punggung bawah hingga rata pada lantai dengan mengeraskan otot perut dengan tetap menekuk kaki. Kemudian, angkatlah salah satu kaki yang ditekuk setinggi perut. Bersamaan dengan itu, angkat tangan yang berlawanan sisi dengan kaki yang diangkat. Tahan dalam hitungan 5 detik dan ulangi masing-masing 10 kali.

Ketiga, biarkan tubuh berada pada posisi awal. Pada latihan ketiga ini, Anda hanya perlu menekuk kedua lutut  hingga setinggi perut dan tahan dengan kedua tangan. Biarkan tubuh dalam posisi tersebut selama hitungan 5 detik. Lakukanlah berulang sebanyak 10-20 kali.

Demikian ulasan mengenai beberapa latihan mandiri yang dapat membantu memulihkan spondhylolithesis.

Konsultasikan berbagai permasalahan yang terkait dengan bedah saraf dengan dokter spesialis bedah saraf yang tergabung di Surabaya Neuroscience Institute (SNei). Dokter dokter spesialis bedah saraf Surabaya yang tergabung di dalam SNei berkomitmen dan berkolaborasi dalam sebuah tim yang solid yang siap menyelesaikan berbagai permasalahan terkait dengan bedah saraf di Indonesia. Beberapa di antaranya telah mendapatkan pengakuan dalam lingkup profesi kesehatan di level internasional.(Muf)

 

Leave a Reply

Select Language