Surabaya Neuroscience Institute atau SNei adalah sebuah perhimpunan profesi yang memiliki peran besar dalam sejarah pelayanan bedah saraf di Indonesia. SNei dibentuk pada tahun 1984 oleh beberapa dokter senior bedah saraf, yaitu Prof. Basoeki Wirjowidjojo (Alm.), Prof. Sajid Darmadipura, Prof. Umar Kasan (Alm.), dan Prof. Dr. Abdul Hafid Bajamal setelah menempuh pendidikan bedah saraf di negeri Belanda.

Seiring waktu, pendidikan bedah saraf mulai dibuka di Surabaya yaitu di Fakultas kedokteran Universitas Airlangga. Para pendiri SNei mengemban tugas baru sebagai pendidik yang mencetak generasi penerus ahli bedah saraf di Indonesia.Jumlah anggota SNei dari waktu-kewaktu semakin bertambah dan diarahkan sebagai sub spesialis untuk memperdalam keilmuan bedah saraf.

Kini SNei beranggotakan 19 dokter bedah saraf yang memiliki keahlian sub spesialis pada saraf dan tulang belakang.