Sakit Kepala Berlebihan? Waspadai Aneurisma Otak

Foto: Wirawan/SNei

SNei.or.id-Seseorang yang memiliki riwayat sakit kepala parah, ada kemungkinan merupakan gejala aneurisma otak. Jika tidak segera tertangani, sangat berbahaya, Karena bisa menyebabkan kematian. Artikel ini akan menjelaskan tentang penyakit aneurisma otak.

Aneurisma otak merupakan penyakit pelebaran abnormal di pembuluh darah otak. Pelebaran pembuluh darah ini terutama berkembang di arteri besar di dasar otak. Pembuluh darah ini akan berkembang dan membesar. Pelebaran pembuluh darah akan menjadi semacam kantung, yang jika pecah menyebabkan perdarahan di dalam otak.

Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko terkena aneurisma yang meliputi tekanan darah tinggi, depresi/stress, trauma atau cedera, merokok, usia tua (degenerasi).

Kebanyakan aneurisma otak baru terasa apabila pembuluh darah sudah pecah dan menimbulkan stoke, di mana lebih dari separuh aneurisma otak yang pecah akan berakibat fatal. Maka, deteksi dini aneurisma otak sangatlah penting untuk mencegah angka kesakitan dan angka kematian akibat penyakit ini.

Kepala Serasa Dipukul Palu

Sebanyak 90 persen pasien aneurisma otak sama sekali tidak tahu memiliki penyakit tersebut. Ada tiga gejala utama, yaitu sakit kepala sangat hebat. Secara mendadak, kepala seperti dipukul palu. Terkadang, sakit kepala hebat itu datang tiba-tiba disertai muntah, leher terasa kaku, hingga pingsan. Salah satu sisi anggota gerak tubuh mendadak lumpuh.

Jika satu dari gejala-gejala tersebut muncul, pasien harus segera dibawa ke rumah sakit karena gejala klinis bisa memburuk dengan sangat cepat. Bahkan, dalam hitungan menit. Beratnya gejala yang dialami bergantung besaran robekan dan tinggi tekanan darah pada saat pecah. Pada kasus berat, penderita aneurisma akan sulit berfikir, pingsan atau bahkan koma.

Aneurisma yang pecah dapat mengancam jiwa dan harus segera mendapatkan perawatan medis. Hal itu membuat dokter mampu mendeteksi adanya aneurisma dalam otak. Untuk menangani aneurisma, dibutuhkan peralatan canggih seperti MRI, CT Scan, dan DSA (Digital Substraction Angiography). (aby)

Leave a Reply

Select Language