Penyakit Degeneratif, Apa Itu?

 

Foto: Wirawan/ SNei

SNei.or.id-Dari sekian banyak penyakit, ada penyakit yang tergolong degeneratif, seperti Parkinson, Alzheimer, dan lain-lain. Lalu apa penyakit degeneratif itu? Apakah bisa disembuhkan? Tulisan ini akan membahasnya.

Penyakit degeneratif adalah penyakit yang menyebabkan terjadinya kerusakan atau penghancuran terhadap jaringan atau organ tubuh yang disebabkan seiring berjalannya usia maupun gaya hidup yang tidak sehat.

Secara umum, penyakit degeneratif digambarkan sebagai penyakit penurunan fungsi organ tubuh yang umumnya terjadi di usia lanjut. Di dunia, angka kejadian penyakit degeneratif semakin meningkat terutama di negara-negara maju. Hal tersebut dipicu oleh gaya hidup yang semakin tidak sehat.

Di Indonesia, penyakit-penyakit degeneratif mulai menjadi perhatian karena meningkatnya angka kematian yang disebabkan penyakit degeneratif. Penyakit degeneratif dapat menyebabkan rasa sakit yang teramat sangat pada bagian tubuh, dan juga sangat menyita biaya untuk proses penyembuhan.

Penyakit degeneratif bisa diturunkan secara genetik. Seseorang yang lahir dari keluarga yang memiliki riwayat penyakit diabetes memiliki resiko besar terserang diabetes. Demikian juga dengan jenis penyakit degeneratif lainnya. Kebanyakan penyakit degeneratif dapat disembuhkan namun ada beberapa kasus yang tidak dapat disembuhkan. Dalam kasus tersebut, pilihan pengobatan yang ada hanya mampu membantu meringankan gejala sehingga pasien dapat hidup normal.

Beberapa penyakit degeneratif paling umum adalah kanker, diabetes, parkinson, alzheimer, rheumatoid arthritis dan osteoporosis. Banyak orang-orang di dunia mengidap penyakit tersebut. bahkan di banyak negara, penyakit degeneratif menjadi salah satu penyebab utama kematian.

Gejala Penyakit Degeneratif

Seseorang yang memiliki usia diatas 50 tahun dapat timbul gejala-gejala seperti sering gemetaran pada bagian tubuh seperti tangan, kaki, rahang, dan kepala. Tidak hanya gemetar di sekitar tubuh, gejala penyakit generatif lainnya yaitu, kekakuan pada otot yang menyebabkan rasa sakit pada sendi, perubahan mental perilaku seperti penurunan daya ingat dan hilangnya motivasi, dan pelemahan pada tenaga, sehingga untuk melakukan suatu hal sangatlah berat.

Penyakit degeneratif sangat berkaitan dengan bertambahnya usia. Tetapi bukan berarti penyakit ini tidak bisa dicegah. Beberapa hal yang dilakukan untuk mencegah penyakit degeneratif antara lain:

  • Menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Pola hidup sehat yaitu melakukan segala kebiasaan baik yang pada umumnya dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh, seperti pola makan sehat, tidak merokok, tidak mengkonsumsi alkohol, istirahat yang cukup, olahraga teratur, dan hindari stress.
  • Memeriksa kesehatan secara rutin untuk memastikan tubuh selalu dalam kondisi baik. Antara lain, cek tekanan darah, kadar gula, kadar kolesterol, berat badan, dan kesehatan tubuh lainnya.
  • Mengontrol pola makan.

Beberapa penyakit degeneratif seperti kanker bisa disembuhkan, tapi untuk penyakit Parkinson dan Alzheimer tidak dapat disembuhkan. Pengobatan yang dilakukan untuk penyakit Alzheimer dan Parkinson dirancang untuk menangani gejala, sehingga penderita dapat hidup senormal mungkin. Untuk menangani penyakit Parkinson membutuhkan obat-obatan seperti carbidopa-levodopa dan metode Deep Brain Stimulation yang dapat membantu menghilangkan gejala. Sehingga pasien akan mengalami peningkatan dalam kemampuan berjalan, bergerak, dan penurunan tremor secara signifikan. Deep Brain Stimulation merupakan alat yang digunakan untuk menangani penyakit saraf.

 

Alzheimer juga tidak dapat disembuhkan. Namun, obat yang diberikan bisa membantu meredakan gejala. Obat yang umumnya digunakan dalam pengobatan Alzheimer adalah inhibitor choilinesterase dan memantine. Obat-obat yang diberikan hanya mampu memperlambat perkembangan penyakit ini. Terlepas dari obat-obatan yang digunakan, pasien Alzheimer harus mengubah gaya hidup agar membantu mengatasi penyakit. Bagi penderita Alzheimer disarankan untuk membawa ponsel kemanapun pergi agar selalu terhubung dengan kerabat ketika tersesat atau merasa kebingungan.

Konsultasikan berbagai permasalahan yang terkait dengan bedah saraf dengan dokter spesialis bedah saraf yang tergabung di Surabaya Neuroscience Institute (SNei). Dokter dokter spesialis bedah saraf Surabaya yang tergabung di dalam SNei berkomitmen dan berkolaborasi dalam sebuah tim yang solid yang siap menyelesaikan berbagai permasalahan terkait dengan bedah saraf di Indonesia. Beberapa di antaranya telah mendapatkan pengakuan dalam lingkup profesi kesehatan di level internasional.(khb)

Leave a Reply

Select Language