Mencegah Cedera Saraf Tulang Belakang

Foto: Wirawan/ SNei

SNei.or.id- Saraf tulang belakang adalah pusat penghubung saraf yang mengomunikasikan otak dengan bagian tubuh lainnya dan memastikan keefektifan otak dalam mengontrol organ dan anggota gerak. Jika seseorang bermasalah dengan saraf tulang belakangnya, ia akan mengalami perubahan total pada kehidupan dan kesehariannya. Lalu bagaimana mencegahnya?

Saraf tulang belakang juga berfungsi untuk menjembatani sinyal-sinyal pesan dari otak ke organ tubuh lainnya.

Cedera saraf tulang belakang atau spinal cord injury merupakan kerusakan yang terjadi pada saraf tulang belakang atau saraf yang terletak di ujung saluran tulang belakang.

Terdapat dua kelompok sel saraf yaitu kelompok saraf motorik dan kelompok saraf sensorik. Kelompok saraf motorik adalah sel-sel saraf yang membawa sinyal dari otak untuk mengendalikan otot.

Sedangkan kelompok saraf sensorik adalah sel-sel saraf yang membawa sinyal dari otak untuk mengendalikan posisi anggota gerak serta sensasi yang berhubungan dengan rasa sakit, dingin, panas, dan tekanan. Kondisi kerusakan pada saraf tulang belakang dapat berdampak permanen terhadap kekuatan, dan fungsi organ tubuh lainnya yang berada di sekitar area yang mengalami cedera.

Pencegahan Cedera Saraf Tulang Belakang

Beberapa cara  dilakukan untuk mencegah cedera saraf tulang belakang, antara lain:

  • Menerapkan pola hidup sehat dengan melakukan olahraga secara teratur.
  • Tetap waspada ketika melakukan aktivitas, terutama bagi lansia, gunakan tongkat untuk mengatur keseimbangan tubuh sehingga tidak mudah jatuh karena salah satu penyebab terjadinya cedera saraf tulang belakang akibat terjatuh.
  • Mengkonsumsi sayuran, gandum, dan kentang. Karena sumber makanan tersebut mengandung magnesium yang berguna untuk memelihara kepadatan pada tulang belakang. Selain magnesium, kalsium merupakan nutrisi penting dalam menjaga kesehatan tulang belakang sehingga tulang belakang tidak mudah rapuh, khususnya bagi orang dengan usia lanjut. Bahan makanan yang mengandung kalsium antara lain susu, sayuran, tahu, kacang, dan ikan salmon atau ikan sarden.

Beberapa contoh yang dapat menyebabkan cedera saraf tulang belakang antara lain:

  • Kecelakaan bermotor.
  • Bagi orang yang mempunyai umur diatas 65 tahun cenderung mengalami cedera saraf tulang belakang akibat terjatuh, berolahraga, dan ketika melakukan kegiatan diluar rumah.
  • Cedera saraf tulang belakang dapat bermula dari luka tembak atau luka tusuk yang mengenai saraf tulang belakang.
  • Penyakit menjadi salah satu penyebab terjadinya cedera saraf tulang belakang. Kondisi ini dapat dipicu oleh cedera nontraumatis seperti penyakit kanker, arthritis, peradangan, kelainan tulang atau sendi, dan infeksi.
  • Mengkonsumsi alkohol secara berlebihan dapat memicu terjadinya cedera saraf tulang belakang.(khb)

Leave a Reply

Select Language