Kegiatan ini Bisa Mencegah Pikun

Foto: Wirawan/SNei

SNei.or.id-Pikun, seringkali jadi momok jika bagi seseorang yang usianya makin senja. Meski demikian, pikun ternyata bisa dicegah dengan beberapa kegiatan. Berikut ini ulasannya.

Lupa yang berkelanjutan  dalam dunia medis biasa dikenal dengan istilah demensia. Masyarakat lebih mengenal gejala ini dengan sebutan pikun. Demensia atau pikun, adalah penyakit yang menyebabkan sel otak memburuk dan mati lebih cepat dari biasanya. Serangkaian gejala demensia yaitu kehilangan daya ingat, dan kesulitan berpikir. Demensia menyebabkan penurunan kemampuan mental, penilaian dan perilaku. Penyakit demensia pada saat ini sering mempengaruhi orang dewasa pada tahap manapun dalam kehidupannya.

Penyakit demensia dapat disebut penyakit degeneratif dikarenakan faktor usia. Karena demensia lebih umum terjadi pada orang di atas usia 65 tahun. Selain faktor degeneratif, demensia atau pikun bisa disebabkan bermacam-macam faktor. Demensia bisa disebabkan karena penyakit tertentu di otak seperti mengalami stroke berkali-kali. Demensia juga bisa disebabkan karena cedera kepala. Pengaruh luar juga mampu menyebabkan demensia seperti mengkonsumsi alkohol, rokok, dan mengkonsumsi obat-obatan secara berlebihan.

Hingga saat ini, belum ada obat yang dapat menyembuhkan Demensia. Tetapi, demensia bisa dicegah dengan kegiatan tertentu. Kegiatan yang mampu mencegah penuaan otak dini pertama ialah membaca buku.

Membaca buku, selain dapat menambah wawasan juga dapat mengasah daya pikir. Daya pikir yang sering diasah akan meminimalisir demensia atau pikun. Membaca akan mengoptimalisasi otak sehingga meningkatkan daya ingat.

Kedua ialah mengurangi stress. Stress memang merupakan keniscayaan di masa modern. Apalagi dengan meningkatnya rutinitas seseorang dan pekerjaan seseorang hingga menimbulkan masalah yang tak kunjung selesai. Stress dapat memicu hormon kortisol yang dapat mempercepat penuaan dini dalam otak.

Ketiga ialah dengan berolahraga. Berolahraga selain dapat membuat badan lebih sehat, juga dapat mencegah penurunan kognitif pada otak. Karena berolahraga akan meningkatkan fungsi otak sebagai pusat aktivitas gerak anggota badan.

Terakhir ialah dengan makan coklat. Makan coklat memang sering dianggap remeh sebagian orang. Namun ternyata coklat dapat mencegah penuaan dini pada otak dikarenakan zat flavonoid yang terkandung dalam coklat. Tetapi, jangan terlalu berlebihan dalam mengkonsumsi coklat. Karena, apabila berlebihan akan menyebabkan kerusakan gigi yang nantinya memicu penyakit alzheimer. (Aby)

 

 

Leave a Reply

Select Language