Gigi Tanggal Sebabkan Alzheimer?

Foto: Wirawan /SNei

SNei.or.id-Penyakit Alzheimer, yang selama ini dikenal sebagai penyakit kehilangan penurunan daya ingat, ternyata bisa disebabkan karena tanggalnya gigi. Mengapa demikian?

Penyakit Alzheimer adalah kondisi kelainan yang ditandai dengan penurunan daya ingat, penurunan kemampuan berfikir, dan penurunan kemampuan berbicara. Hingga saat ini, penyebab pasti penyakit Alzheimer belum diketahui.

Namun, para ahli yang melakukan penelitian mengemukakan bahwa di dalam otak penderita Alzheimer terjadi pengendapan protein beta-amyloid dan kekusutan neurofibril yang kusut dan menyebabkan sel-sel pada otak rusak dan mati, sehingga pada akhirnya ukuran otak akan menyusut. Saat proses tersebut berjalan, gejala akan tampak pada penderita, yaitu berupa daya ingat berkurang, perubahan suasana hati, dan menurunnya kemampuan bicara. Rusaknya sel-sel otak juga dapat menurunkan kadar neurotransmitter di dalam otak yang berimbas kepada kacaunya koordinasi antar saraf otak.

Gigi Tanggal Salah Satu Penyebab Alzheimer?

Seiringnya bertambah usia, gigi kita lebih mudah tanggal. Tanggalnya gigi ternyata dapat mengurangi daya ingat, hal ini merupakan salah satu gejala awal penyakit Alzheimer. Sehingga, tidak heran jika Alzheimer cenderung menyerang pada usia lanjut. Hal ini berdasarkan sebuah penelitian baru yang dipublikasikan pada European Journal of Oral Science yang menunjukkan bahwa hilangnya gigi dapat menyebabkan hilangnya daya ingat.

Hal ini terjadi karena impuls sensorik yang terbentuk akibat gerakan gigi dan rahang akan memberikan umpan pada wilayah tertentu di otak, sehingga dapat membentuk serta memanggil ingatan. Oleh sebab itu, mereka yang kehilangan banyak gigi, sinyal yang dihasilkan menuju area hippocampus cenderung lebih sedikit. Hal ini yang membuat daya ingat menurun.

Sebuah studi di Jepang menemukan fakta bahwa mereka yang sudah ompong atau tak lagi punya gigi jauh lebih mungkin mengalami kehilangan memori otak. Hal ini merupakan tahap awal gejala penyakit Alzheimer.

“Infeksi pada gigi yang menyebabkan gigi tanggal dapat melepaskan zat inflamasi, yang pada gilirannya akan meningkatkan radang otak, yang menyebabkan kematian neuronal dan mempercepat kehilangan memori. Hilangnya reseptor sensoris di sekitar gigi ini terkait dengan beberapa neuron yang mati,” ujar Dr. Nozomi Okamoto, salah seorang peneliti asal Jepang.

Peserta dengan gejala cenderung kehilangan memori mengakui bahwa mereka jarang atau sama sekali tidak mengunjungi dokter gigi. Menurut Dr. Nozomi Okamoto, ini mungkin menjadi salah satu penjelasan temuan penelitian. Tapi ia menambahkan, masih ada kemungkinan penyebab lainnya untuk menjelaskan hubungan antara kehilangan gigi dan masalah kehilangan memori ini.(khb)

Leave a Reply

Select Language