Edukasi Publik, Agar Masyarakat Peduli Kesehatan

dr. Wihasto Suryaningtias, Sp.BS dan dr. M. Badrus di Radio Suara Muslim Surabaya.

SNei.or.id-Memperbaiki kualitas hidup masyarakat bisa dilakukan dengan berbagai cara. Surabaya Neuroscience Institute (SNei), yang merupakan kumpulan dokter bedah saraf terbaik di Surabaya aktif melakukan berbagai edukasi kepada publik, baik melalui media sosial, website, pembuatan seminar kesehatan, maupun menggelar diskusi publik di Radio.

Sabtu, (2/12/17), SNei menggelar salah satu program edukasinya dengan diskusi publik di program bincang medika, Radio Suara Muslim Surabaya dengan tema “Kelainan Bawaan Saraf Tulang Belakang yang dengan nara sumber dr. Wihasto Suryaningtias, Sp.BS, salah satu dokter bedah saraf terbaik di bidang Pediatri SNei.

Dokter Wihasto dalam talkshow itu mengatakan bahwa tema ini diangkat karena banyaknya masyrakat yang tidak mengerti atau mengetahui kelainan bawaan saraf pada tulang belakang. “Banyak kasus kelainan bawaan saraf tulang belakang yang tidak terdeteksi dan tidak ada tindakan lebih lanjut,” ujarnya.

Dalam momen itu, Dokter Wihasto memberikan edukasi kepada masyarakat melalui siaran radio tentang Kelainan bawaan saraf tulang belakang, terutama pada kasus sumbing tulang (spina bifida). “Melalui program ini, kami berharap bisa berkontribusi meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

Terkait dengan edukasi kesehatan kepada masyarakat, dr. M. Badrus, Manajer Marketing SNei mengatakan, selain melalui program talk show di radio, SNei juga sangat aktif memberikan edukasi melalui media sosial. “Kami menyebarkan konten edukasi melalui media sosial, minimal 10 konten dalam setiap harinya,” ujarnya.

Hal itu, lanjutnya, tentu saja dengan harapan agar masyarakat lebih waspada terhadap berbagai penyakit yang bisa menyerang kapan saja, dan bisa segera memberikan tidakan cepat, agar penyakitnya segera bisa dikendalikan. “Dokter-dokter di SNei, kapanpun siap melayani para pasien,” katanya.

Di Surabaya terdapat tim dokter bedah saraf terbaik dari berbagai spesifikasi keilmuan yang tergabung dalam yang tergabung dalam Surabaya Neuroscience Institute (SNei). Ada 6 divisi di dalam SNei, yakni trauma, vascular, pediatri, onkologi, fungsional dan spine. Parkinson termasuk ke dalam divisi fungsional dalam penangannya.

Dokter-dokter spesialis bedah saraf terbaik di Surabaya yang tergabung dalam SNei ini berkomitmen dan berkolaborasi dalam sebuah tim yang solid yang siap menyelesaikan berbagai permasalahan terkait dengan bedah saraf di Indonesia. Beberapa di antaranya telah mendapatkan pengakuan dalam lingkup profesi kesehatan di level internasional.(wir)

 

Leave a Reply

Select Language