Cedera Saraf Tulang Belakang Bisa Sebabkan Impotensi

Foto: Wirawan/SNei

SNei.or.id-Bagi Anda para pria yang pernah mengalami cedera saraf tulang belakang, jangan menganggap ini masalah kecil. Cedera pada saraf tulang belakang, bisa menyebabkan impotensi.

Cedera saraf tulang belakang timbul dari berbagai kasus yang berbeda. Melalui beberapa kasus tersebut, kesuburan seorang pria akan terhambat dan menyebabkan gangguan fungsi yang harusnya terjadi saat berhubungan seksual.

Penyebab Ketidaksuburan Pria

Beberapa fungsi yang terganggu akibat cedera tulang belakang pada pria antara lain:

  1. Fungsi ereksi

Ketika menerima suatu rangsangan, tubuh otomatis akan meningkatkan aliran darah ke batang penis serta menahan aliran balik dari lokasi tersebut ke jantung, Akibatnya, penis menjadi tegang dan siap mengadakan ejakulasi. Mekanisme ini diatur oleh saraf dalam tulang belakang yang letaknya kira-kira setinggi punggung bawah.

Cedera pada bagian tulang belakang bisa merusak saraf-saraf yang mengatur mekanisme tersebut. Akibatnya, Anda kesulitan mencapai ereksi (impotensi) sehingga jadi lebih sulit untuk melakukan pembuahan.

  1. Fungsi ejakulasi

Terjadinya proses ejakulasi merupakan gabungan input dari stimulasi fisik dan psikologis. Secara fisik, ejakulasi diatur oleh segmen-segmen saraf yang ada di sekitar punggung bawah seseorang. Cedera pada segmen tersebut berakibat pada terganggunya proses ejakulasi seorang pria. Tanpa ejakulasi, pria tidak bisa membuahi sel telur wanita.

  1. Kualitas sperma menurun

Trauma tulang belakang juga berakibat langsung terhadap produksi cairan mani dan sel sperma yang terkandung di dalamnya. Hal ini bisa menyebabkan pria sulit punya anak, atau justru meningkatkan risiko kelainan bawaan pada bayi yang akan dikandung oleh istri.

  1. Terganggunya regulasi hormon reproduksi

Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa gangguan pada medulla spinalis dapat memengaruhi keadaan normal berbagai hormon reproduksi manusia. Hal ini akan mengakibatkan terganggunya proses produksi dan pematangan sel sperma.

  1. Kenaikan suhu pada testis

Akibat langsung dari cedera tulang belakang adalah kelemahan otot-otot tungkai sehingga Anda akan lebih banyak duduk. Fenomena ini dapat berdampak pada meningkatnya suhu di sekitar testis. Padahal, testis membutuhkan suhu 3-4 derajat Celsius lebih rendah dari suhu tubuh agar dapat memproduksi sperma dengan optimal.

  1. Gangguan kelenjar aksesoris

Dalam sistem reproduksi pria, terdapat beberapa kelenjar tambahan yang berfungsi menyokong kehidupan sperma, misalnya kelenjar prostat. Pada laki-laki dengan cedera medulla spinalis, ditemukan pula disfungsi pada prostat sehingga cairan mani yang dihasilkan berkualitas kurang baik.

Konsultasikan berbagai permasalahan yang terkait dengan bedah saraf dengan dokter spesialis bedah saraf yang tergabung di Surabaya Neuroscience Institute (SNei). Dokter dokter spesialis bedah saraf Surabaya yang tergabung di dalam SNei berkomitmen dan berkolaborasi dalam sebuah tim yang solid yang siap menyelesaikan berbagai permasalahan terkait dengan bedah saraf di Indonesia. Beberapa di antaranya telah mendapatkan pengakuan dalam lingkup profesi kesehatan di level internasional.(khb)

Leave a Reply

Select Language