Awas Bahaya Radiasi Alat Komunikasi Canggih

 

Foto: Wirawan/SNei

SNei.or.id-Penggunaan alat-alat komunikasi modern, seolah merupakan suatu keniscayaan.  Kecanggihannya membuat pemakainya addict memakainya. Karena hanya dengan jari, kita bisa melakukan apapun yang kita mau. Namun yang harus dipahami bersama, terlalu banyak menggunakan alat-alat komunikasi modern dapat memicu seseorang terkena tumor ganas yang menyerang saraf otak.

Mengapa? Sinar radiasi yang ada dalam alat-alat tersebut berpotensi menembus ruang hampa dan jaringan otak secara tegak lurus. Karena terkena radiasi, saraf-saraf neoplasma yang ada di otak mengalami kerusakan. Karena kerusakan itulah, berpotensi menimbulkan berbagai tumor. Berikut adalah penyakit tumor yang disebabkan oleh radiasi alat elektronik.

Pertama adalah tumor otak pineal. Tumor otak pineal merupakan salah satu tumor jinak yang menyerang kelenjar pineal yaitu kelenjar yang mengatur hormon melatonin yang bertanggung jawab untuk mengatur siklus bangun dan tidur. Tumor ini terbentuk dalam jaringan di sekitar kelenjar pineal atau dalam sel yang membentuk kelenjar pineal. Anak-anak, apabila tidak dibatasi dalam penggunaan smartphone lebih rentan untuk terkena tumor pineal, walaupun tidak menutup kemungkinan orang dewasa terkena penyakit ini.

Yang kedua adalah meningioma, merupakan tumor yang muncul pada selaput pelindung otak dan saraf tulang belakang. Meskipun pada umumnya menyerang wanita, tetapi tidak menutup kemungkinan pria dan anak-anak juga memiliki risiko menjadi pengidap tumor jenis ini.

Meningioma  muncul disebabkan karena paparan radiasi benda-benda elektronik dan elektromagnetik. Gejala utama yang ditimbulkan ketika Meningioma mulai menyerang ialah lengan dan kaki terasa lemas, kejang-kejang, Sakit kepala yang semakin memburuk, gangguan penglihatan, pendengaran, bicara, dan ingatan memburuk.

Meskipun merupakan jenis tumor jinak, meningioma apabila tidak diobati akan menjadi bom waktu dan sangat berpeluang penyakit ini menyebar ke seluruh otak. 80% dari penderita meningioma dapat disembuhkan jika seluruh tumor berhasil diangkat.

Perlu diterapkannya gaya hidup sehat sehingga meminimalisir  terkena tumor otak pineal dan  meningioma. Bijaklah dalam penggunaan gadget dan jangan lupa istirahatlah yang cukup. Perbanyak makan makanan berserat seperti buah-buahan dan sayur-sayuran, hindari mengkonsumsi makanan yang mengandung bahan kimia berbahaya.

Konsultasikan berbagai permasalahan yang terkait dengan bedah saraf dengan dokter spesialis bedah saraf yang tergabung di Surabaya Neuroscience Institute (SNei). Dokter-dokter spesialis bedah saraf Surabaya yang tergabung di dalam SNei berkomitmen dan berkolaborasi dalam sebuah tim yang solid yang siap menyelesaikan berbagai permasalahan terkait dengan bedah saraf di Indonesia. Beberapa di antaranya telah mendapatkan pengakuan dalam lingkup profesi kesehatan di level internasional.(Aby)

Leave a Reply

Select Language