Penderita Stroke Bisa Pulih ?

Foto: Wirawan SNEI

Snei.or.id – Secara umum, ada dua dampak yang akan dialami oleh seseorang yang pernah terkena serangan stroke. Pertama, mengalami cacat atau kehilangan fungsi tubuh. Kedua, mengalami kematian. Penanganan terhadap penderita yang menunjukkan gejala awal stroke akan menentukan dampak akhirnya. Semakin cepat ditangani, kerusakan otak yang lebih besar pun bisa dicegah sehingga dampaknya bisa diminimalisir.

Menurut penelitian, stroke ringan atau TIA (Transient Ischemic Attack) sekali pun dapat meninggalkan jejak pada penderitanya. Ternyata, orang yang pernah mengalami stroke ringan akan memiliki risiko yang lebih besar untuk terserang stroke. Nah, berdasarkan fakta tersebut, timbul pertanyaan lain. Apakah stroke sebenarnya bisa sembuh? Apa saja yang harus dilakukan supaya penderita stroke kembali pulih dan dapat beraktivitas secara normal seperti keadaan sebelumnya?

Kondisi Penderita Stroke

Ada beberapa hal yang biasanya dialami oleh penderita stroke ringan. Pertama, melemahnya otot-otot wajah. Hal ini ditandai dengan turunnya salah satu sisi wajah sehingga penderita akan merasa kesulitan berkata-kata, bahkan tersenyum.

Dampak lainnya, penderita tidak bisa mengangkat lengannya sendiri. Penyebabnya adalah hilangnya kendali terhadap salah satu sisi lengan tersebut. Dampak ini biasanya menyilang dengan bagian otak yang diserang.

Nah, hal yang paling kentara yang dirasakan oleh orang-orang yang pernah mengalami stroke ringan adalah terganggunya kemampuan berbicara. Mereka bisa saja menjadi cadel dan berbicara secara tidak teratur. Bahkan, pada kasus lain, penderita kehilangan kemampuan berbicara sama sekali.

Sementara itu, penderita stroke yang berhasil bertahan biasanya akan mengalami cacat yang sulit untuk disembuhkan. Ia juga tidak bisa menggerakkan tubuh dengan sempurna sehingga harus dibantu untuk melakukan aktivitas fisik apa pun. Bahkan, penderita stroke juga mungkin akan mengalami kesulitan dalam menelan makanan sehingga membutuhkan alat khusus.

Mengapa Sulit Sembuh?

Banyak orang mengatakan bahwa stroke tidak bisa atau sulit disembuhkan. Bahkan, dampak yang dialami oleh tubuh setelah terkena serangan stroke tidak hilang dengan sendirinya. Penderita perlu melewati tahap terapi supaya dapat kembali memfungsikan bagian tubuhnya yang terkena dampak tersebut.

Nah, sebagian orang mengatakan bahwa penyebab seseorang tidak bisa sembuh dari stroke adalah  mental yang jatuh. Tidak bisa dimungkiri, ketika seseorang mengalami serangan stroke, hal ini bukan hanya memengaruhi fisiknya, tetapi juga kondisi sosial, ekonomi, dan psikologisnya. Rasa tidak berdaya, tidak berguna, atau merasa gagal menjadi manusia seutuhnya kerap menjadi penyebab hilangnya keinginan untuk sembuh. Akibatnya, seseorang pasrah dengan keadaannya dan tidak mau berusaha untuk sembuh.

Oleh karena itu, harus ada proses penyembuhan yang intensif dan menyeluruh bagi penderita stroke.  Bukan hanya pada kondisi fisiknya, tetapi juga mentalnya. Salah satu di antaranya adalah mendorong penderita untuk melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri meskipun sulit. Alternatif lainnya adalah selalu memberikan semangat kepada penderita untuk tak menyerah.

Mencegah Lebih Baik

Melihat sulitnya stroke disembuhkan, tentu lebih baik jika dilakukan pencegahan terhadap penyakit ini. Caranya sebenarnya sangat sederhana, yaitu dengan berolahraga, makan dengan pola yang sehat dan bergizi, tidak merokok, dan tidak mengkonsumsi minuman beralkohol. Dengan melakukan 4 hal ini, tubuh akan terhindar dari penyakit komplikasi yang dapat menyebabkan stroke.

Apabila Anda mengalami stroke ringan dan ingin mencegah terjadinya stroke yang lebih parah, lakukanlah pemeriksaan terhadap penyebabnya. Jika pencetus terjadinya stroke dapat diketahui, Anda pun dapat menghindarinya. Nah, demikian penjelasan singkat mengenai kondisi penderita stroke serta masalah pemulihannya.

Konsultasikan berbagai permasalahan yang terkait dengan bedah saraf dengan dokter spesialis bedah saraf yang tergabung di Surabaya Neuroscience Institute (SNei). Dokter dokter spesialis bedah saraf Surabaya yang tergabung di dalam SNei berkomitmen dan berkolaborasi dalam sebuah tim yang solid yang siap menyelesaikan berbagai permasalahan terkait dengan bedah saraf di Indonesia. Beberapa di antaranya telah mendapatkan pengakuan dalam lingkup profesi kesehatan di level internasional.

Leave a Reply

Select Language